Tazkiyah

Beginilah Dahsyatnya Kekuatan Istighfar

Sebagai seorang hamba, manusia tak luput dari kesalahan dan dosa. Allah adalah pemilik kuasa, sedangkan manusia kerap tak berdaya. Oleh karenanya, manusia sering meminta petunjuk, kekuatan, dan ampunan melalui istighfar.

Istighfar berasal dari kata Gafr yang berarti tutupan atau ampunan. Seorang yang beristighfar berarti memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dosa-dosanya diampuni dan ditutupi oleh Allah.

Pakar Leksikografi dan Ilmu Kalam Islam, Ali bin Muhammad As Sayyid As Sarif Jurjani menjelaskan bahwa maghfirah berarti penutupan atau pengampunan yang Allah terhadap kejahatan yang timbul dari seseorang yang berada di bawah kekuasanNya. Oleh karenanya, Istighfar sangat dianjurkan. Selain sebagai bentuk permohonan ampunan, istighfar memiliki banyak sisi kebaikan.

Sebagai Bentuk Muhasabah

Sebagai muslim, kita senantiasa bermuhasabah atas segala kesalahan dan dosa yang telah dilakukan dari pagi hingga petang, bahkan sepanjang hari. Baik dosa-dosa kecil maupun dosa besar.

Dalam surat Ali Imran:135, Allah berfirman, “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”

Dijaga Allah subhanahu wa ta’ala

Istighfar merupakan bentuk pertolongan Allah kepada umatNya. Penjagaan Allah akan seseorang yang ahli istighfar termaktub  dalam Hadits Riwayat Tirmidzi, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Allah telah menurunkan kepadaku dua pengaman atau penyelamat bagi umat dari adzab dan bencana, yaitu keberadaanku dan istighfar. Maka ketika aku telah tiada , maka tersisa satu pengaman hingga hari kiamat yaitu istighfar.”

Dimudahkan Urusan dan Rezekinya

Allah merupakan Dzat yang maha kaya. Oleh sebab itu tak pantas jika seorang hamba Allah takut akan kemiskinan. Istighfar juga memiliki keutamaan dimudahkannya urusan dan rezeki seorang hamba. Sebagaimana Hadits Riwayat Abu Daud, Rasulullah bersabda,

“Barangsiapa yang mampu mulazamah (membiasakan diri) dengan istighfar, maka Allah akan melapangkan segala kesempitannya, memudahkan segala kesulitannya dan memberinya rezeki dengan cara yang tidak disangka-sangka.”

Oleh karena itu, Istighfar memiliki keistimewaan jika diamalkan oleh orang-orang yang beriman dan percaya akan kekuatan Allah. Dengan Istighfar, Allah akan selalu terlibat dalam setiap urusan duniawi yang akan dilewati, tidak perlu gusar dan takut karena Allah Maha Atas Segalanya. (ipw)

Join The Discussion