Hukum Membaca Al Qur’an dari Belakang

0
477

Assalamu’alaikum, Ustadz.

Seorang teman saya menghafal Al Qur’an terkadang mengulang hafalannya dari ayat belakang maju ke depan. Apakah cara seperti ini diperbolehkan? Mohon jawabannya. Terima kasih.

 

Jawab:

Menghafalkan Al Qur’an 30 juz bukanlah perkara mudah. Tetapi target mulia tersebut harus dilewati melalui proses kesulitan yang amat melelahkan dengan ekstra kesabaran, keseriusan dan kesungguh-sungguhan dalam menghafal sampai datangnya pertolongan Allah Shubhanahu wa Ta’ala.  Pada saat itulah orang yang bersungguh-sungguh dapat dipastikan akan mendapatkan berbagai cara ata metode yang dapat memudahkannya menghafal Al Qur’an tuntas 30 juz dengan izin Allah Ta’ala berfirman dalam Surah al Ankabut ayat 69, yang artinya, “Dan orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) untuk (mencari keridhaan) Kami benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.”

Metode atau cara yang dilakukan oleh teman saudara, terkait dengan bolehkah menghafal dari belakang ke depan merupakan bagian dari usaha untuk menemukan metode yang tepat yang bisa diterapkan dalam menghafal Al Qur’an. Dimana hasil dari ketidak-telitian dan  kreativitas seseorang dalam menghafal, dapat dipastikan dia akan kesulitan mengingat ayat sebelumnya, meskipun ayat tersebut sudah dibacanya. Sehingga kualitas hafalannya lemah dan mudah lupa, ujung-ujungnya dia tidak berhasil menghafal Al Qur’an 30 juz. Karena itulah hafalan seseorang belum dikatakan sempurna jika hanya mengingat hafalannya yang maju ke depan saja, sedangkan ayat sebelumnya terlupa.

Cara yang dilakukan teman saudara adalah salah satu metode untuk menghafal Al Qur’an. Cara seperti ini dianjurkan kepada penghafal, selama bacaannya tidak menyandarkan pada monoton menghafal dari belakang. Wallahu a’lam bishshowab.{}

Narasumber: KH. Mudawi Ma’arif, Lc, MHI, Al Hafidz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here